Healing Tanpa Gadget: Pelajaran Wisata dari Susah Sinyal

Reading Time: 2 minutes

Film Susah Sinyal menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar hiburan.

Disutradarai oleh Ernest Prakasa, film ini mengajak para penonton untuk berlibur ke tempat yang indah sekaligus merenungkan makna hubungan manusia di tengah modernitas.

Kisah yang berpusat pada Ellen, seorang pengacara sukses, dan putrinya, Kiara, yang memiliki hubungan renggang. 

Demi memperbaiki kedekatan mereka, Ellen mengajak Kiara berlibur ke Sumba, destinasi wisata yang dikenal dengan keindahan alamnya, dengan minimnya akses sinyal internet.

Dengan keterbatasan ini, justru film dapat menemukan kekuatannya. 

Tanpa gangguan gadget, Ellen dan Kiara dipaksa untuk benar-benar hadir satu sama lain. 

Kedekatan Ellen dan Kiara mulai terjalin kembali

Interaksi yang awalnya canggung, perlahan berubah menjadi hangat, menunjukkan bahwa koneksi terbaik tidak selalu datang dari jaringan, melainkan dari hati.

Dari sisi visual, film ini memanjakan mata penonton dengan panorama alam Sumba yang eksotis. 

Dimulai dengan hamparan savana luas, pantai yang masih alami, hingga suasana desa yang tenang. 

Elemen wisata dalam film ini terasa kuat dan autentik, seolah mengajak penonton ikut healing tanpa harus benar-benar pergi.

Namun, kekuatan utama film ini bukan hanya pada keindahan tempatnya, melainkan pada pesan yang disampaikan. 

Di era ketika gadget menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, Susah Sinyal menawarkan sudut pandang berbeda. 

Menjauh sejenak dari teknologi bisa menjadi cara untuk menemukan kembali hal-hal yang sudah pudar seiring berkembangnya zaman.

Meski dibalut dengan humor yang khas, film ini tetap mampu menyentuh sisi emosional para penonton. 

Dialog yang ringan namun bermakna, membuat cerita terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang sering terjebak dalam era digital saat ini.

Sebagai sebuah resensi, Susah Sinyal layak diapresiasi bukan hanya sebagai film keluarga, tetapi juga sebagai ‘iklan wisata’ yang efektif. 

Keindahan Alam Sumba dalam Film Susah Sinyal

Film ini membuktikan bahwa destinasi seperti Sumba memiliki daya tarik luar biasa yang patut untuk dieksplorasi.

Pada akhirnya, Susah Sinyal menunjukan bahwa healing tidak selalu mahal atau jauh. 

Terkadang, yang kita butuhkan hanyalah waktu, ketenangan, dan keberanian untuk melepaskan diri dari sesuatu untuk dapat kembali terhubung satu sama lain. 

Kita kembali merasa dekat, bukan dengan internet, tetapi dengan orang-orang di sekitar.

Judul: Susah Sinyal 

Sutradara: Ernest Prakasa

Diperankan oleh: Adinia Wirasti, Arie Kriting, Aurora Ribero, Dodit Mulyanto, Ernest Prakasa, Lolox, Refal Hady, Valerie Thomas, dan lainnya.

Genre: komedi

Tayang Perdana: 21 Desember 2017

Durasi: 1 jam 50 menit

Editor: Mohammad Ganda Wibawasakti | Cr: www.kompas.com, www.imdb.com, showpoiler.com

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *