Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah jumlah korban keracunan yang dikaitkan dengan program tersebut mencapai 40.759 orang sejak 2025.
Data tersebut dihimpun oleh Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) dan mencakup kasus di berbagai wilayah Indonesia.

Besarnya jumlah korban menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan makanan dan pengawasan dalam pelaksanaan program MBG.
Orang tua korban juga mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama terhadap proses penyediaan, pengolahan, distribusi, dan pengawasan makanan.
Kasus keracunan tersebut menjadi perhatian karena MBG merupakan program yang menyasar banyak penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah.
Evaluasi terhadap sistem keamanan pangan dinilai penting agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Editor: Vivian Rumada Siregar | Cr: Reportasee.com | Infografis: Vincent L. J.


Tinggalkan Balasan