TAWA SASTRA – Musisi terkenal asal Kanada, yakni Justin Bieber kembali tampil di atas panggung besar lewat penampilannya di Coachella 2026.
Penampilannya ini langsung menjadi sorotan publik dan tren nomor satu di berbagai platform media sosial.
Momen ini menjadi tanda comeback perdananya setelah absen panjang dari tahun 2022 akibat masalah kesehatannya.
Justin Bieber tampil sebagai headliner di Coachella Valley Music and Arts Festival yang digelar di Empire Polo Club, Indio, California.
Ia berhasil memecahkan rekor menjadi salah satu musisi dengan bayaran termahal, yaitu sekitar US$10 juta atau setara Rp170 miliar.
Penampilan yang Cukup Sederhana
Berbeda dengan penampilan Sabrina Carpenter dan artis lainnya yang mendekorasi panggung dengan megah.
Justin justru tampil dengan set panggung dan stylish yang sederhana dan intim.
Ia mengenakan hoodie berwarna pink dengan paduan celana pendek.
Beberapa kali ia duduk di depan macbook nya sambil membawakan lagu-lagu lamanya melalui video musik yang diputar lewat YouTube pribadi.
Dilansir dari ANTARA.com, penampilan Justin kali ini berfokus pada era album “Swag (2025)” sekaligus mengajak penonton dan Beliebers, sebutan fans Justin bernostalgia bersama.
Ia membawakan lagu-lagu lamanya seperti “Baby”, “Never Say Never”, “Beauty And A Beat”, “Sorry”, “That Should Be Me”, dan masih banyak lagi.
Pro Kontra di Balik Penampilan Perdananya

Penampilan perdana Justin di atas panggung besar menuai berbagai macam reaksi.
Sebagian menyambutnya dengan antusias, tetapi sebagian pula merasa dikecewakan dengan konsep yang diusung.
Banyak yang menilai konsep yang dipakai Justin di atas panggung terlalu minimalis dan kurang megah untuk ukuran headliner festival sebesar Coachella.
Selain itu, banyak penonton yang mengkritik dirinya hanya karaoke sambil mengikuti video yang diputar lewat YouTube pribadinya.
Justin bahkan sampai menonton meme-nya sendiri.
Meski begitu, banyak juga yang senang dan terharu melihat Justin akhirnya bisa kembali bernyanyi serta menyapa Beliebers.
Ia berhasil membangkitkan nostalgia para penggemarnya setelah sekian lama vakum.
Alasan di Balik Pemutaran Lagu Lama Justin
Penampilan di Coachella 2026 menjadi salah satu panggung terbesar Justin dalam beberapa tahun terakhir setelah ia memutuskan untuk vakum dari industri hiburan.
Pada akhir tahun 2022, Justin terpaksa menghentikan tur dunianya, yaitu “Justice” karena masalah kesehatan.
Ia terdiagnosa menderita Ramsay Hunt syndrome.
Dilansir dari Alodokter.com, penyakit ini adalah komplikasi dari cacar api yang ditandai dengan kelumpuhan pada wajah.
Penghentian tur dunia ini membuat Justin harus membayar ganti rugi kurang lebih sebesar 3 triliun.
Untuk membayar itu semua, ia rela menjual 290 hak cipta lagunya dan memutuskan keluar dari managementnya.
Oleh karena itu, penampilannya dalam membawakan lagu-lagu lamanya tidak bisa sepenuhnya karena ia sudah tidak memiliki hak cipta atas lagu-lagu tersebut.
Meskipun begitu, ia tetap berusaha dengan memutarnya lewat YouTube dan karaoke bersama para penggemarnya.
Lewat penampilannya di Coachella, terbukti bahwa Justin masih memiliki daya tarik besar di industri musik global.


Tinggalkan Balasan