TAWA SASTRA – BTS resmi kembali ke industri musik sebagai grup penuh setelah menjalani hiatus selama empat tahun.
Comeback tersebut ditandai dengan rilisnya album studio kelima bertajuk Arirang pada 20 Maret 2026.
Kehadiran album baru ini menjadi momen yang telah lama dinantikan penggemar di berbagai negara.
Antusiasme publik sudah terlihat jauh sebelum album dirilis.
Berdasarkan data distributor YG PLUS, jumlah pra-pemesanan Arirang mencapai 4,06 juta kopi per 22 Januari 2026.
Angka itu tercapai hanya dalam sepekan sejak masa pemesanan dibuka pada 16 Januari.
Setelah resmi diluncurkan, album tersebut kembali mencatat capaian besar.
Dalam 24 jam pertama, Arirang terjual 3,98 juta kopi.
Menurut BigHit Music, jumlah itu menjadi rekor penjualan hari pertama tertinggi sepanjang perjalanan karier BTS.
Di pasar internasional, respons yang muncul juga tidak kalah besar.
Arirang menempati posisi puncak iTunes Top Albums di 88 negara.
Sementara lagu utama berjudul Swim memuncaki iTunes Top Songs di 90 negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Britania Raya, Jerman, dan Prancis.
Pecahkan Rekor Streaming Global

Performa album ini berlanjut di platform digital.
Apple Music menyebut Arirang sebagai album K-Pop dengan jumlah streaming hari pertama tertinggi dalam sejarah layanan tersebut.
Album yang sama juga mencatat rekor sebagai album pop dari grup dengan streaming debut terbesar secara global.
Di Spotify, Arirang membukukan sekitar 110 juta streaming hanya dalam satu hari.
Catatan itu menjadikannya salah satu rilisan dengan performa terbesar di industri musik global sepanjang 2026.
Single utama Swim turut memperpanjang daftar pencapaian BTS.
Lagu tersebut debut di posisi No. 1 Billboard Hot 100.
Dengan hasil ini, BTS kini memiliki tujuh lagu yang pernah memuncaki tangga lagu tersebut.
Sementara itu, album Arirang juga langsung debut di posisi teratas Billboard 200 dan bertahan selama tiga pekan berturut-turut.
Posisi tersebut memperlihatkan bahwa pengaruh BTS di pasar musik Amerika Serikat masih tetap kuat.
Dampak Ekonomi dan Ledakan Wisata
Comeback BTS juga membawa dampak ekonomi besar bagi Korea Selatan.
Konser gratis bertajuk BTS Comeback Live: Arirang yang digelar pada 21 Maret 2026 di Gwanghwamun Square menjadi titik awal lonjakan aktivitas ekonomi di Seoul.
Sesaat setelah konser diumumkan, pencarian hotel di Seoul meningkat hingga 155 persen.
Di kota lain seperti Busan, kenaikannya bahkan mencapai 2.375 persen.
Peningkatan permintaan juga terjadi pada sektor penerbangan, transportasi, ritel, dan kuliner.
Menjelang konser, jumlah pemesanan akomodasi oleh wisatawan asing di Korea Selatan naik 103 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Pemesanan paling banyak terkonsentrasi di kawasan Gwanghwamun, Myeongdong, Balai Kota, Jongno, dan Dongdaemun.
Menurut analisis Bloomberg, konser gratis BTS di Gwanghwamun Square berpotensi menghasilkan dampak ekonomi sebesar 177 juta dolar Amerika Serikat bagi Seoul.
Perhitungan itu mencakup belanja wisatawan untuk hotel, tiket pesawat, makanan, souvenir, hingga layanan digital.
Data Layanan Imigrasi Korea Selatan juga menunjukkan jumlah turis asing sepanjang Maret 2026 meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari 1 hingga 18 Maret, tercatat 1.099.700 warga asing masuk ke Korea Selatan, naik 32,7 persen dari 828.500 pada Maret 2025.
Kenaikan tersebut dinilai berkaitan dengan kedatangan penggemar global menjelang konser comeback BTS.
Konser Comeback Dipadati Penggemar
Sebagai bagian dari perayaan comeback, BTS menggelar konser gratis bertajuk BTS The Comeback Live: Arirang di Gwanghwamun Square, Seoul.
Menurut data HYBE, acara itu dihadiri sekitar 104.000 penonton secara langsung.
Ribuan penggemar lainnya menyaksikan pertunjukan dari area sekitar melalui layar raksasa yang dipasang di sejumlah titik.
Untuk mengantisipasi kepadatan massa, pemerintah Korea Selatan mengerahkan sekitar 7.000 personel keamanan selama acara berlangsung.
Konser tersebut juga disiarkan melalui Netflix dan mencatat lebih dari 18,4 juta penayangan global.
Tayangan itu masuk daftar 10 besar di 80 negara serta menempati posisi pertama di 24 negara.
Kembalinya BTS melalui Arirang menandai dimulainya babak baru bagi grup tersebut.
Setelah jeda panjang, mereka tidak hanya kembali tampil bersama.
Mereka juga langsung mencatat pencapaian besar di industri musik sekaligus memberi dampak ekonomi nyata bagi Korea Selatan.
Editor: Elisabeth Zelda Indarwan | Cr: X, Instagram, Instagram


Tinggalkan Balasan