Lingkungan atau alam merupakan tempat dan habitat bagi seluruh makhluk hidup.
Flora dan fauna sangat beraneka ragam, manusia pun menjadi puncak tertinggi di kehidupan alam semesta dengan akal yang sempurna untuk menjaga dan mengelola lingkungan hidup.
Kualitas lingkungan yang baik akan mendukung kenyamanan, kesehatan, dan keberlangsungan makhluk hidup, seperti air yang jernih, hingga kehidupan yang layak bagi setiap generasi.
Saat ini, lingkungan hidup mulai terancam oleh puncak tertinggi kehidupan, yaitu manusia.
Kepedulian terhadap lingkungan dan sekitar sudah sangat minim, ironisnya berbagai aktivitas manusia dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak bagi lingkungan sekitar.
Kerusakan alam kini semakin luas.

Penebangan secara liar, pembuangan sampah sembarangan, pencemaran air, penggunaan bahan kimia, limbah pabrik, hingga eksploitasi sumber daya alam kerap terjadi.
Hal ini terjadi tanpa memikirkan dampak yang berkelanjutan bagi kehidupan, menjadi contoh ironisnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dari kebiasaan sehari-hari, menjadi gambaran masyarakat terhadap kepedulian lingkungan.
Tidak sedikit masyarakat melakukan pencemaran bagi lingkungan.
Tindakan tersebut, menjadikan dampak yang sangat tragis bagi kehidupan generasi berikutnya.
Jika diabaikan, dampak dari kondisi ini akan sulit untuk dikendalikan.
Iklim yang tak menentu, bencana alam meningkat, air bersih yang kurang, bahkan punahnya flora dan fauna.
Oleh karena itu, diperlukan upaya peduli terhadap lingkungan hidup dan kesadaran diri masyarakat untuk menjaga dan merawatnya.
Pada akhirnya, bukan sekadar menjaga lingkungan hidup yang nyaman dan tentram saja, tetapi menjaga lingkungan hidup yang layak bagi generasi berikutnya.
Saatnya kembali pada masing-masing individu untuk sadar akan peduli dan menjaga lingkungan hidup.Â
Editor: Carissa Azahra Candraningtyas | Cr: tugujatim, gurugeografi