TAWA SASTRA – Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan telah menjadi bagian dari kultur harian civitas akademika Universitas Sanata Dharma (USD).Â
Berdasarkan pengamatan di Kampus Mrican, sejumlah ruang publik yang kerap menjadi pusat aktivitas mahasiswa tampak bebas dari ceceran sampah.
Area terbuka hijau di kawasan Realino, Beringun Soekarno, selasar gedung perkuliahan, hingga lorong-lorong penghubung bangunan terlihat bersih dari limbah plastik maupun kertas.

Kondisi ini tidak hanya menunjang kenyamanan iklim akademik, tetapi juga menjaga estetika tata ruang kampus secara visual.
​Terjaganya kebersihan di lingkungan kampus USD tersebut merupakan hasil sinergi berkelanjutan antara kedisiplinan mahasiswa dan kesigapan petugas kebersihan (cleaning service).

Para petugas dengan setia merawat, menyapu, dan merapikan setiap jengkal area kampus sejak pagi buta, bahkan sebelum aktivitas perkuliahan pertama dimulai.
​”Nyaman banget kalau nongkrong di sekitar Realino karena jarang banget lihat ada sampah plastik berserakan. Kampus yang bersih begini bikin suasana jadi lebih adem. Kalau difoto pun hasilnya selalu bagus karena visualnya murni pemandangan hijau kampus yang asri, tanpa terganggu oleh sampah,” ujar salah satu mahasiswa Sanata Dharma.



Editor: Mohammad Ganda Wibawasakti | Cr: Dokumentasi Pribadi