TAWA SASTRA – Perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan bagi mahasiswa dalam mengakses informasi. Namun, dibalik manfaat tersebut, muncul fenomena negatif berupa judi online (JUDOL) yang semakin meluas di kalangan mahasiswa dan menimbulkan dampak serius terhadap dunia akademik.
Awalnya, sebagian mahasiswa mencoba bermain judi online hanya untuk hiburan dan rasa penasaran, tetapi tanpa disadari aktivitas ini dapat menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif.
Mahasiswa yang mengalami kecanduan judi online dapat terpengaruhi kedisiplinannya dalam menjalankan kegiatan perkuliahan.
Aktivitas ini tidak hanya mengganggu konsentrasi belajar saja, tetapi juga merusak manajemen waktu yang seharusnya digunakan untuk membaca, menulis, berdiskusi, dan mendengarkan dosen saat berbicara, tetapi malah digunakan untuk judi online.
Kondisi ini membuat mereka menjadi kurang aktif di kelas. Jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus, maka dampak akademik mereka akan turun secara drastis.
Selain rugi dalam hal akademik, mahasiswa juga akan mengalami kerugian finansial akibat kalah bermain judi online.
Kekalahan judi online dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar dan menghambat mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun kebutuhan akademik seperti membeli buku, membayar uang untuk kuliah, dll.
Secara psikologis, mahasiswa yang sering bermain judi online akan mengalami stres, kecemasan, keresahan, kebingungan, dan mempunyai rasa bersalah.
Hal ini dapat memperburuk kondisi mental mahasiswa, sehingga motivasi untuk belajar akan menurun. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam bermain judi online dapat menyebabkan mahasiswa kehilangan interaksi sosial.
Dengan demikian, judi online memiliki dampak yang cukup serius terhadap kehidupan mahasiswa. Mahasiswa perlu memiliki kesadaran penuh dan kontrol diri agar tidak mudah ditipu oleh sistem judi online serta terjerumus dalam aktivitas judi online.
Selain itu, kampus juga dapat berperan aktif dengan memberikan edukasi mengenai dampak negatif judi online khususnya di kalangan mahasiswa.
Lebih baik uangnya untuk membeli kebutuhan sehari hari daripada uangnya digunakan untuk judi online. Sayangi uangmu seperti kamu menyayangi keluarga atau pacarmu sendiri.
Editor: Chrisnina Eka Pramesti | cr: Tribratanews.com