Infografis Pesona Pasir Hitam dan Sunset Romantis, Pantai Parangtritis Tetap Jadi Primadona Wisata Yogyakarta

Reading Time: < 1 minute

TAWA SASTRA – Pantai Parangtritis yang terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, terus mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata paling ikonik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Dikenal dengan karakteristik pasir hitam vulkaniknya yang luas dan deburan ombak besar khas Samudra Hindia, pantai ini tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Berjarak sekitar 27 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, Pantai Parangtritis dapat ditempuh dalam waktu 45 menit hingga 1 jam. 

Aksesibilitas yang mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, menjadikannya pilihan favorit untuk wisata.

Infografis tentang Pantai Parangtritis

Selain pemandangan alamnya, Parangtritis kental dengan nilai budaya dan mitos Legenda Ratu Laut Selatan, Nyai Roro Kidul. 

Hal ini memberikan nuansa spiritual tersendiri yang menarik minat wisatawan untuk mengenal lebih dekat tradisi Jawa.

Pantai ini beroperasi selama 24 jam setiap hari dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang. 

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat sore hari menjelang matahari terbenam (sunset), yang sering kali dianggap sebagai salah satu momen paling romantis di Yogyakarta.

Namun, pihak pengelola tetap memberikan imbauan tegas bagi para pengunjung. 

Mengingat pantai selatan yang memiliki arus bawah laut yang kuat dan ombak besar, wisatawan dilarang keras untuk berenang ke tengah laut demi keselamatan.

Dengan perpaduan keindahan alam, kemudahan akses, dan biaya yang murah, Pantai Parangtritis tetap menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang berkunjung ke Yogyakarta. 

Editor: Carissa Azahra Candraningtyas | Cr: Dokumentasi Pribadi

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *